Cari Blog Ini

Jumat, 08 Oktober 2010

SISTEM OPERASI INTERNET

SISTEM OPERASI LINUX

Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.

Perbedaan mendasar Linux
Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah, harga. Linux ini GRATIS. Berarti dapat diperbanyak, dan didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi banyak isue lainya dengan bersifat free, selain dari pertimbangan harga. Source code Linux tersedia bagi setiap orang. Perkembangan Linux menunjukkan pentingnya perananan kebebasan ini. Hal ini telah menghasilkan suatu tingkat keterlibatan yang menakjugkan dari ribuan atau bahkan ratusan ribu orang di seluruh dunia. Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk divais tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal, atau menandatangani non descructive agreement. Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi mahasiswa ilmu komputer di seluruh dunia untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial. Karena Linux itu tersedia secara bebas di Internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distribusi, yang dapat dianggap sebagai berbagai versi kemasan Linux. paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, perangkat lunak untuk instalasi, dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus, dan dukungan khusus.

Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program utilitas yang ada dalam Linux. Microsoft Windows menawarkan beberapa kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking, tetapi tetap memiliki kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha dan juga prosesor x86 juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkangkat bantu pengembang (development tool), dan juga kurang dapat secara mudah untuk berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.

Asal Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus
mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok
orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu
Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro.

NAMA : Diana Widi Astika
Kelas : IXC
No : 14

sumber : http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/1854425-sistem-operasi-linux/

Kamis, 07 Oktober 2010

SISTEM OPERASI PADA KOMPUTER


SISTEM OPERASI WINDOWS


Untuk menjalankan program – program dan aplikasi pada computer diperlukan adanya sebuah system operasi.
Apa  sih pengertian system operasi ? Dalam Ilmu Komputer, Sistem Operasi atau dalam bahasa inggris : operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan control dan manajemen perangkat keras serta operasi – operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program – program pengolah kata dan browser web.
Sistem Operasi sangat beragam dan biasanya berbeda antara satu platform dengan platform yang lain. Mungkin Anda sudah sering mendengar tentang sistem operasi, misalnya windows, linux, dos,  OS/2. tetapi kali ini kita akan membahas salah satu sistem operasi saja yaitu sistem operasi windows

Sistem Operasi “Windows” buat oleh perusahaan Microsoft yang terletak di Amerika dan dipimpin oleh Bill Gates. Sistem operasi antarmuka grafis (graphical user interface ) yang memiliki kemampuan multitasking dan dapat digunakan untuk membentuk kerja tim dengan membuat jaringan sederhana, dapat digunakan sebagai klien dalam client/server. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Sistem operasi ini mendukung Pluf and Play, yaitu  suatu kemampuan yang secara otomatis dapat mengkonigurasi perangkat keras baru yang ditambahkan kedalam sistem computer.
Windows disebut sebagai sistem operasi yang
user-friendly, membawanya sebagai sistem operasi yang banyak diminati oleh orang.

Mengapa Sistem Operasinya dinamakan “Windows” ?. Mungkin karena yang pertama tampil di layar monitor ketika komputer dihidupkan adalah gambar seperti jendela-jendela kecil. Nah, sistem operasi windows ini mengalami beberapa perubahan-perubahan dan perbaikan.

Bermula pada akhir tahun 1980 ( awal 1990 – 1994) terkenal dengan sistem operasi windows 3.0, Windows 3.1.1 dikenal dengan generasi Windows 3.X, kemudian mengalami perubahan-perubahan menjadi Windows 95 setelah itu Windows 98 (Windows 9.X), berubah lagi menjadi Windows 2000, Windows ME (Millenium Edition / Edisi Millenium),Windows NT”, yaitu Sistem operasi yang dikhususkan untuk jaringan local, Windows 2000, Windows XP kepanjangan dari “experience” dimana pada sebuah komputer pribadi (PC) Windows ini akan memberikan fasilitas video dan suara secara langsung, Windows Server 2003, Windows Vista. Baru – baru ini Microsoft meluncurkan versi terbaru dari sistem operasi windows yaitu windows 7 (seven).


Jenis file system yang digunakan oleh windows yaitu  :

1.   FAT (File Allocation Table)
FAT12 :
         Menggunakan ukuran alokasi yang memiliki batas hingga 12 bit
         Merupakan file sistem asli dari FAT yang pertama kali digunakan dalam sistem operasi MS-DOS
         Batas kapasitas hingga 32 MB
         Bisa diakses oleh MS-DOS dan semua OS windows

FAT16 :
         Menggunakan ukuran unit alokasi yang memiliki batas hingga 16 bit
         B Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang hendak atas kapasitas hingga 4 GB
         diformat
         Bisa diakses oleh MS-DOS (versi 4.x ke atas) dan semua OS Windows

FAT32 :
         Menggunakan ukuran unit alokasi yang memiliki batas hingga 32 bit
         Batas kapasitas hingga 8 TB
         Diperkenalkan mulai Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2)
         Bisa diakses oleh semua OS Windows kecuali Windows 95 (versi awal), Windows NT 3.x dan Windows NT 4.0


2.      NTFS (New Technology File System)

Merupakan sebuah file sistem yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT. Memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga file sistem FAT
Fitur – Fitur pada New Technology File System

         Dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (Disc Quota)
         Mendukung file sistem terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan
         Penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter, sistem berkas FAT masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII)
Dalam perkembangannya Microsoft windows membuat Versi NTFS sesuai dengan perkembangan dari system operasi windows yang semakin canggih yaitu :

         NTFS versi 1.0 (Windows NT 3.1)
         NTFS versi 1.1 (Windows NT 3.50)
         NTFS versi 1.2 (Windows NT 4.0)
         NTFS versi 2.0 (digagalkan oleh Microsoft)
         NTFS versi 3.0 (Windows 2000)
         NTFS versi 3.1 (Windows XP SP1 dan Widows Server 2003)



Sistem operasi windows mempunyai keunggulan dan kelemahan yaitu :
  1. Keunggulan
    • Seperti yang telah disebutkan, windows adalah system operasi yang user-friendly. Tampilannya begitu bersahabat bagi para pengguna.
    • Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain
    • Banyak software berbasis windows
    • Dukungan hardware lengkap, banyak aplikasi yang diperuntukan bagi platform windows semakin melengkapi nilai tambahnya.

  1. Kelemahan
·        Harga licensi mahal
·        Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
·        Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
·        Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
·        Sistem yang kurang stabil

Operasi Sistem yang Dapat di Gunakan Untuk Internet

VISOPSYS
(Visual Operasi Sistem)









I. PENDAHULUAN
                  Visopsys (Visual Operating System) adalah sistem operasi alternatif untuk PC yang kompatibel dengan komputer, ditulis dan dikembangkan oleh seorang programmer sejak akhir tahun 1997.
Visopsys adalah perangkat lunak bebas dan kode sumber tersedia sesuai dengan GNU General Public License. Perpustakaan-perpustakaan dan file header dilisensikan di bawah GNU Lesser General Public License.
Visopsys sepenuhnya multitasking, 100% aman, memakai virtual-memori, menggunakan massively monolithic kernel. Didalamnya juga ditambahkan Bare bones C library dan beberapa aplikasi kecil. Sistem operasi yang kecil tetapi cukup fungsional yang dapat beroperasi secara native baik dalam mode grafis maupun teks. Meskipun sudah dalam pembangunan yang berkelanjutan untuk beberapa tahun, secara realistis target audiens tetap terbatas pada sistem operasi penggemar, mahasiswa, dan berbagai macam pencari sensasi lain.
Dari perspektif pengguna – “Fitur terbaik apa sih yang ditawarkannya?” – titik jual utamanya adalah program manajemen partisi yang cukup fungsional ( ‘Disk Manager’) dalam vena dari Symantec’s Partition Magic. Hal ini dapat membuat, memformat, menghapus, dan memindahkan partisi, dan memodifikasi atribut mereka. Ini juga dapat menyalin hard disk, dia juga memiliki tampilan grafis yang sederhana dan ramah, tapi bisa muat di disket bootable (atau CD-ROM).
II. TUJUAN
Tujuan Utama dari Visopsys adalah memilih/mengambil hal terbaik dari sistem operasi lain, menyumbangkan beberapa hal baru dan mengehindari beberapa hal yang kurang bermanfaat.
Namun, banyak ide Visopsys meminjam dari produk lain, tetapi bukan seperti Windows atau UNIX, atau tiruan dari sistem lain. Di sisi lain, banyak dari apa yang Anda lihat dalam Visopsys sudah akrab dengan anda. Ada sejumlah baris perintah program seperti yang ada pada UNIX atau DOS, jadi tidaklah sulit untuk mengoperasikannya. Visopsys kompatibel dengan filesystem yang ada, format file, protokol, dan algoritma enkripsi yanga ada.
Beberapa tujuan konseptual Tinggi tinggi dari Visopsys adalah sebagai berikut:
1. Lingkungan grafis “Native”
 Grafik server base-level (analog dengan sebuah ‘X’ server di Unix, tapi tidak X) diintegrasikan ke dalam kernel. Lingkungan GUI default berjalan “langsung dari kotak”, tanpa prosedur setup.
 Pada tahap selanjutnya, metafora baru bagi lingkungan GUI. Meskipun tidak dimaksudkan untuk menjadi revolusioner, antarmuka yang direncanakan pada akhirnya akan mencoba untuk meletakkan putaran baru pada desain grafis shell – tanpa membuatnya menjadi tidak dikenal atau non-intuitif. Terbentuklah ide, tetapi kode ini tidak ditulis.
 Untuk semaksimal mungkin, pengguna harus dapat melakukan semua tugas, termasuk administrasi, dengan menggunakan antarmuka “point dan click”, tidak perlu untuk mengedit file-file konfigurasi dengan tangan.
2. Baris perintah yang berkemampuan bagus (teks windows dan scripting)
 Pengguna harus diberikan kemampuan untuk bekerja dalam lingkungan berbasis teks jika mereka lebih suka untuk melakukannya.
 Untuk semaksimal mungkin, pengguna harus dapat melakukan semua tugas, termasuk administrasi dengan menggunakan antarmuka teks. Melakukan Konfigurasi pada file dengan tangan, tetapi hal ini opsional.
3. Kompatibel.
Visopsys semaksimal mungkin akan sesuai dengan standar yang ada. Ini bukanlah tujuan Visopsys untuk mendefinisikan format baru (seperti tipe filesystem baru). Contoh dari standar tersebut meliputi: Jenis Filesystem Executable / object / format file library, Image, suara, font, kompresi dan format file teks, Enkripsi algoritma, protokol jaringan, konvensi lingkungan pengembangan perangkat lunak, Standar hardware grafis (e.g. VESA)

III. STATUS
Pekerjaan coding dimulai pada akhir tahun 1997. Sebagian besar kode ditulis dalam C, dengan porsi di x86 Assembly Language. Berikut ini adalah daftar dari beberapa fitur yang telah terimplementasi dan yang belum terimplementasi
Fitur yang telah terimplementasi Fitur yang belum terimplementasi
1. GUI (Graphical user Interface)
2. 32 bits protected Mode
3. Fully pre-emptive multitasking dan multi-threading
4. Virtual memory dan perlindungan memory
5. Management memory linier
6. Graceful Prosessor dan Penanganan kesalahan
7. Kemampuan acak nomor yang bagus
8. Buffered, Asynchronous disk I/O
9. ELF Executible Format
10. File gambar JPG, BMP, ICO
11. File System mendukung untuk: 12,16,32-bit FAT file system(yang biasa digunakan oleh DOS dan Windows). Ext2/Ext3 Read Only file system(yang biasa digunakan oleh Linux). CD-ROM file system (ISO9660)
12. Native command line shell
13. Native c library kecil
14. Native installer program
15. Dinamic linking
16. Program partisi hardisks
17. I/O Protection
18. FPU state savess • Multi-user operasi
• Fasilitas Inter-Process Communication (IPC) • Sebagian besar fungsionalitas jaringan
• Filesystem dukungan untuk:
- Writable ext2/ext3
- Mount NTFS filesystem (yang biasa digunakan oleh Windows NT/2000 dan Linux)
• File Gambar GIF, dan PNG
Pengembang utama Visopsys adalah Andy McLaughlin, ia merupkan programmer yang berasal dari Calgary, Kanada. Beberapa tahun yang lalu, dia pindah ke London, Inggris, setelah satu tahun di Boston dan 2 tahun di San Jose, California. Seperti hobby para penulis OS dia membangun Visopsys di waktu luang.
Saat ini Dia tidak aktif mencari pemrogram lain untuk membantu dalam pengembangan Visopsys, tapi dia dengan senang hati menerima kiriman kode dan saran. Sebuah kernel sistem operasi adalah tantangan yang cukup besar. Sebagai perbandingan, dia menulis kompilator Pascal yang sepele lebih dari delapan bulan. Di sisi lain, karena dia melakukan segala sesuatu dengan diri dia mampu menjaga pembangunan jalan yang bersatu. Dia berharap Arsitekturnya berkembang dengan konsisten (untuk lebih baik atau lebih buruk) dan dengan demikian produk akhir mencerminkan visi seorang programmer. Bisa dikatakan bahwa ini adalah baik, cara kuno untuk menghasilkan perangkat lunak.
IV. APLIKASI
Didalam Visiopsys telah diikutkan aplikasi Disk Manager yang melakukan sebagian besar apa yang Anda harapkan dari ‘fdisk’ tool, serta fungsi untuk menjaga keselamatan melalui MBR backup dan ‘pembatalan/undo’. Fitur yang sedikit lebih canggih adalah seperti menyalin partisi disk dan memindah partisi, yang merupakan awal dari sebuah proyek untuk menciptakan alternative tools gratis seperti Partition Magic, Drive Image, dan Norton Ghost; yang sama-sama berbasis GUI yang user-friendly, namun masih cukup kecil untuk dimuat di disket boot.
Beberapa aplikasi pengguna sederhana lainnya disediakan. Hal ini termasuk komputer browser; sebuah ‘File Browser’; sebuah ‘Program Manager’; ‘User Manager’ dasar untuk mengelola account pengguna dan password; sebuah ‘Keyboard mapping’ program yang menyediakan pilihan layout keyboard, sebuah ‘Display Properties’ program untuk pengaturan boot grafis, resolusi layar, warna, latar belakang, dan sebagainya; dan “Editor Konfigurasi ‘untuk memodifikasi file-file konfigurasi sistem (karena belum ada jenis editor teks asli). Selain itu ada program untuk menginstal Visopsys, melihat gambar, dan membuat screen shot, serta command line shell sederhana dan program-program terkait untuk menampilkan penggunaan memori, mengelola proses, dan banyak tugas-tugas sederhana lainnya.
V. HARDWARE SUPPORT
Dukungan hardware umumnya terbatas pada perangkat yang sesuai dengan standar antarmuka hardware populer, seperti VESA, PS2, USB, ATA / ATAPI (IDE), ditambah semua komponen chipset PC standar. Grafis yang disediakan melalui antarmuka VESA framebuffer linier. Saat ini tidak ada khusus vendor driver video yang disediakan. Persyaratan memori kecil: sekitar 5 MB dalam mode teks, dan umumnya kurang dari 20MB dalam mode grafis tergantung pada resolusi layar, dll
Visopsys mendukung semua variasi dari filesystem FAT (12, 16, 32/VFAT) maupun read-only EXT2 / 3 dan ISO. Fitur mendatang termasuk dukungan untuk SATA, OHCI (USB controller), SCSI, UDF, mengubah ukuran FAT, dan dapat menulis di EXT2. Port Newlib C library, GNU binutils dan GCC akan tersedia di masa depan sebagai add-ons.
Hardware yang disupport
1. Single Pentium processor
2. RAM diatas 64MB
3. Programmable Interrupt Controller (PIC)
4. System timer Chip
5. RTC chip
6. PS/2 keyboard Controller
7. Text Console IO
8. DMA Controller
9. Floppy Disk Drive
10. IDE Hard disk drive dan CD-ROM
11. VESA 2.0 or VGA yang lebih baik dengan LFB
12. PS/2 Mouse
13. PCI Bus device
14. Lance Ethernet(AMD PC-NET)Network Card
15. USB Disk, Mouse, Keyboard dan hub Hardware yang belum disupport
1. Multiprocessor
2. 3D Now and MMX processor extensions
3. Non-USB SCSI disk
4. SATA disk in native mode
5. 3D atau accelerator graphics
6. Serial Ports (UART chip) dan serial mice
7. Modem
8. Network card yang lain
9. Printer
10. Dan banyak yang lain
VI. PENGEMBANGAN LINGKUNGAN
Visopsys dikembangkan dengan menggunakan CentOS 5, dibangun dengan disertakan GNU C compiler dan assembler NASM, tersedia di sourceforge.net (atau yang lain gunakan perintah “yum install NASM” di CentOS).
Orang-orang yang turut berkontribusi dalam pengembangan Visopsys
 Jonas Zaddach telah membuat sejumlah sumbangan, termasuk dukungan ‘Lance’ driver jaringan, dukungan untuk pondasi PCI, dan Jerman layout keyboard dan ‘Alt-Gr’ key.
 Davide Airaghi menyediakan beberapa pemetaan keyboard Italia.
 Graeme McLaughlin membantu menguji banyak versi Visopsys.
 Bauer Vladislav kontribusi program kalender.
 Leency berkontribusi pda Icon
 Grzesiek (Greg) menyumbang penangan untuk memperbaiki multitasker.
 Hugh Anderson untuk masalah debugging pada instalasi di Fedora FC5.
 Thomas Kreitner untuk semua pengujian dan kepentingan, dan untuk menemukan bug.
 Katrin Becker dalam pemenejemenan file system.
 Jerry Coffin dan Ratko Tomic untuk informasi tentang modus teks dan alternatif konfigurasi video.
BEBERAPA SCREENSHOTS VISOPSYS
Berikut adalah screenshot dari lingkungan GUI yang saat ini dalam pengembangan.



Nama   : Rida Damayanti / 35 / IXc
sumber :sulthoni08.wordpress.com/2010/03/20/visopsys-operating-system/


Senin, 20 September 2010

RADIO

Radio
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke:


Sebuah radio merek Truetone
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).


Frekuensi gelombang radio untuk pengiriman suara
Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.
Gelombang elektromagnetik lainnya, yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet, dan cahaya terlihat.
Ketika gelombang radio dipancarkan melalui kabel, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Hal ini kemudian dapat diubah menjadi signal audio atau lainnya yang membawa informasi.
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran menyebutkan bahwa frekuensi radio merupakan gelombang elektromagnetik yang dipergunakan untuk penyiaran dan merambat di udara serta ruang angkasa tanpa sarana penghantar buatan, merupakan ranah publik dan sumber daya alam terbatas. Seperti spektrum elektromagnetik yang lain, gelombang radio merambat dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Perlu diperhatikan bahwa gelombang radio berbeda dengan gelombang audio.
Gelombang radio merambat pada frekuensi 100,000 Hz sampai 100,000,000,000 Hz, sementara gelombang audio merambat pada frekuensi 20 Hz sampai 20,000 Hz. Pada siaran radio, gelombang audio tidak ditransmisikan langsung melainkan ditumpangkan pada gelombang radio yang akan merambat melalui ruang angkasa. Ada dua metode transmisi gelombang audio, yaitu melalui modulasi amplitudo (AM) dan modulasi frekuensi (FM).
Meskipun kata 'radio' digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya.
Penemuan gelombang radio
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (bahasa Inggris: A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara 1861 dan 1865.
Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakan induksi.
Adalah Heinrich Rudolf Hertz yang, antara 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.




Penggunaan radio


Sebuah radio merek Bush lama
Banyak penggunaan awal radio adalah maritim, untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode Morse antara kapal dan darat. Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang memata-matai armada Rusia pada saat Perang Tsushima di 1901. Salah satu penggunaan yang paling dikenang adalah pada saat tenggelamnya RMS Titanic pada 1912, termawuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat, dan komunikasi ke stasiun darat mendaftar yang terselamatkan.
Radio digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut di kedua pihak pada Perang Dunia II; Jerman menggunakan komunikasi radio untuk pesan diplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. Amerika Serikat menyampaikan Empat belas Pokok Presiden Woodrow Wilson kepada Jerman melalui radio ketika perang.
Siaran mulai dapat dilakukan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio, terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik-ke-titik, termasuk telepon dan siaran ulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an.
Penggunaan radio dalam masa sebelum perang adalah pengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan penggunaan radar].
Sekarang ini, radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio. Baca sejarah radio untuk informasi lebih lanjut.
Sebelum televisi terkenal, siaran radio komersial termasuk drama, komedi, beragam show, dan banyak hiburan lainnya; tidak hanya berita dan musik saja. Lihat pemrograman radio
 sumber : radio-wikipedia bahasa indonesia,ensiklopedia bebas
id.wikipedia.org/wiki/Radio
NAMA : DIANA WIDI ASTIKA
KELAS : 9C
NO : 14

Senin, 06 September 2010

peralatan teknologi informasi dan komunikasi

KOMPUTER
                Komputer ialah sebarang peralatan, mesin atau alat yang digunakan untuk memproses maklumat, berpandukan kepada prosedur/arahan yang ditetapkan.
Pada asalnya, perkataan komputer bermaksud pengira. Pengira bertugas untuk melakukan pengiraan matematik sama ada dengan bantuan alat mekanik atau tidak. Seterusnya, hasil kiraan dialihkan ke mesin. Pada asalnya, tugas "komputer" hanyalah khusus kepada penyelesaian matematik, tapi komputer moden digunakan untuk pelbagai tugas lain yang tidak berkaitan dengan matematik.
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi."

Menurut sejarah komputer, generasi komputer dibagi menjadi 5 bagian.
Bagian-bagian komputer
Komputer terdiri atas 2 bagian besar yaitu perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
Perangkat keras
• Prosesor atau CPU sebagai unit yang mengolah data
• Memori RAM, tempat menyimpan data sementara
• Hard drive, media penyimpanan semi permanen
• Perangkat masukan, media yang digunakan untuk memasukkan data untuk diproses oleh CPU, seperti mouse, keyboard, dan tablet
• Perangkat keluaran, media yang digunakan untuk menampilkan hasil keluaran pemrosesan CPU, seperti monitor dan printer Perangkat lunak.
• Sistem operasi
Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputer. Sistem operasi yang biasa digunakan adalah Linux, Windows, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk (namun tidak hanya) mengatur eksekusi program di atasnya, koordinasi input, output, pemrosesan, memori, serta instalasi software.
• Program komputer
Merupakan aplikasi tambahan yang dipasang sesuai dengan sistem operasinya.

Slot pada komputer
• ISA/PCI, slot untuk masukan kartu tambahan non-grafis
• AGP/PCIe, slot untuk masukan kartu tambahan grafis
• IDE/SCSI/SATA, slot untuk hard drive/ODD
• USB, slot untuk masukan media plug-and-play (colok dan mainkan, artinya perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer dan langsung dapat digunakan)

SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/komputer
NAMA   : NURVITA KEMALA SARI
KELAS   : 9C / 29

Jumat, 03 September 2010

Peralatan Tehknologi informasi dan Komunikasi

Telepon genggam

 


Beberapa jenis Telepon genggam
Telepon genggam (disingkTkemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).





Fungsi dan fitur

 

Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

Perkembangan

Generasi 0

 

Handie-talkie SCR536
Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.

Generasi I

 

Telepon seluler generasi 1G
Telepon seluler generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon seluler pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah merubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon seluler.

Generasi II

 


Telepon seluler tahun 1996
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon seluler dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.

Generasi III

 


Ponsel 3-G
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relater lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.
eknologi Telekomunikasi Selular Generasi 3 (3G) - Pertarungan CDMA versus UMTS PDF Print E-mail
Written by Aswan Hamonangan   
Sunday, 18 January 2009 06:44
Boleh jadi tahun 2006 merupakan awal dari bakal digelarnya teknologi telekomunikasi selular 3G di Indonesia. Seperti yang diketahui, disamping 2 operator baru memperoleh kapling frekuensi 3G, ada 3 operator besar pemain lama yang juga mendapatkan masing-masin 1 kanal frekuensi 3G sebesar 5Mhz melalui lelang yang diselenggarakan pemerintah awal tahun 2006. Selama ini kita sudah mengenal teknologi generasi ke-2 yang disebut 2G serta pengembangannya menjadi 2.5G. Teknologi 2G adalah teknologi selular digital yang memberikan layanan komunikasi suara dan transfer data yang terbatas. Sementara itu dengan 2.5G transfer data kecepatan lebih tinggi sudah dapat dilakukan, misalnya koneksi ke internet. Teknologi 3G memungkinkan dilakukannya percakapan suara (voice), data dan gambar (video). Ada dua sistem yang saat ini yang sedang memperebutkan pasar seluler 3G yaitu UMTS dan CDMA. Keduanya sama-sama mengacu pada standad 3GPP.

Evolusi CDMA
Beberapa tahun belakangan ini terjadi perdebatan di dunia per-telekomunikasi-an sejak kehadiran teknologi CDMA sebagai solusi tandingan dari teknologi GSM. Walaupun saat ini perangkat CDMA yang digelar di tanah air baru berupa CDMA-2000-1x, namun gaung yang terdengar di masyarakat bahwa CDMA adalah 3G. Hal ini bukan tanpa sebab, karena masyarakat selama ini sudah akrab dengan telepon genggam GSM/GPRS yang notabene adalah 2G/2.5G. Sehingga cukup beralasan jika teknologi CDMA yang muncul belakangan di anggap sebagai 3G. Pelaku bisnis CDMA termasuk operator dan pabrik pembuat juga gencar melakukan promosi 3G yang sah-sah saja untuk merebut pasar telepon seluler yang ramai ini.

Menurut hemat penulis, CDMA 2000 1x masih merupakan teknologi alternatif dari GSM dan GPRS yang dikenal dengan teknologi 2G/2.5G. Untuk menuju ke era 3G, teknologi CDMA-1x mesti berevolusi menjadi CDMA EV-DO dan CDMA EV-DV (lihat grafik berikut ini). Awalnya dikenalkan teknologi CDMA one yang banyak dimanfaatkan sebagai 'fix wireless'. Kemudian seiring dengan perkembangan pasar seluler yang menggiurkan namun di sisi lain ada keterbatasan bandwith GSM, maka dikenalkanlah ke masyarakat telepon selular berbasis CDMA 2000 1x. Operator-operator selular baru muncul di Indonesia mengusung teknologi ini yang promosinya mulai gencar satu tahun belakangan sejak tahun 2004 dengan tarifnya sangat bersaing. Memang pada kenyataannya secara teoritis selain untuk komunikasi suara, kecepatan data (bit-rate) CDMA 2000 1x bisa mengungguli GSM/GPRS (lihat grafik). Kecepatan ini sudah cukup misalnya untuk aplikasi video streaming.

Pada perkembangan berikutnya untuk menyediakan layanan data berkecepan tinggi, operator CDMA harus ber-investasi lagi pada platform terpisah yang dinamakan CDMA EV-DO. Sesuai dengan namanya CDMA EVDO ini khusus diperuntukan bagi layanan seluler data saja (data only). Jika ini EVDO ini ada, barulah bisa disebut sebagai teknologi 3G/CDMA. Evolusi selanjutnya adalah CDMA EVDV yang memungkinkan layanan data dan suara (Data & Voice) dalam satu platform.


Evolusi GSM
Sementara itu 3 operator selular besar di Indonesia sudah terkadung mengucurkan dana investasinya menggunakan teknologi GSM/GPRS. Sehingga mau tidak mau, untuk menuju ke era 3G mestilah di carikan solusi evolusi yang optimal untuk peralihan dari teknologi 2G/2.5G ke 3G. Pabrikan pembuat dan penyedia perangkat GSM menyebutnya teknologi 3G/UMTS atau disingkat saja dengan UMTS sebagai jawabannya. Sebenarnya sebelum merampungkan teknologi UMTS, para pabrikan perangkat seluler memiliki teknologi yang disebut EDGE. Pada dasarnya EDGE adalah GSM juga, tetapi dengan metodologi modulasi yang berbeda dapat memungkinkannya untuk mencapai kecepatan bit rate sampai 474 kbps. Namun memang operator GSM yang ada lebih menunggu kesiapan UMTS daripada menghabiskan dana menggelar layanan EDGE.

Sebenarnya kalau disebut evulosi dari GSM ke UMTS juga tidak sepenuhnya tepat. GSM/GPRS dan UMTS adalah dua teknologi dengan platform yang berbeda. GSM menggunakan TDMA sedangkan UMTS menggunakan W-CDMA. Keduanya akan selalu ada sampai beberapa tahun ke depan, sampai pada suatu masa dimana semua pengguna GSM/GPRS beralih menggunakan UMTS.

Perlahan-lahan jangkauan sel (coverage) UMTS akan dibuat paling tidak sama dengan GSM. Lalu kemudian pada saatnya ketika semua orang sudah memikiki handset 3G, maka secara hukum alam era GSM/GPRS akan berakhir. Namun ini semua tergantung dari operator selular, sejauh mana investasi mereka di GSM/GPRS sudah ditanamkan dan sejauh mana pelanggan beralih sepenuhnya ke 3G. Bahasa keren-nya mereka harus mempertimbangkan ROI (return of investment) secara tepat. Hal ini bisa berlangsung lama sehingga kedua jaringan GSM/GPRS dan UMTS akan selalu ada dalam waktu yang cukup lama. Masih banyak juga kan orang yang masih memakai handset selular model dahulu kala, yang penting bisa untuk menelepon dan kirim SMS.

Seakan persaingan yang tiada akhir, evolusi UMTS selanjutnya sudah dirancang untuk dapat memberikan layanan data kecepatan yang lebih tinggi lagi dibanding dengan CDMA EVDV (lihat grafik). Beberapa penyedia perangkat mengatakan evolusinya adalah hanya dengan mengupgrade SW-nya saja sudah dapat mendukung HSDPA. Kecepatannya mungkin masih belum terbayangkan saat ini bagaimana 14.4 Mbps itu. Nantinya untuk layanan 3G, penyedia jasa selular bakal menawarkan aplikasi interaktif seperti video call, video on demand, digital radio channel dan lain-lain. Disamping kegemaran lain untuk browsing, chating, nge-game on line, downloading lewat kotak kecil dalam genggaman yang bernama handphone.

Tetapi memang semua tergantung pada pasar dan masyarakat penggunanya. Pelanggan telepon selular pada dasarnya juga tidak terlalu perduli apakah jaringan selular yang digunakan CDMA atau UMTS. Asal tarif layanan 3G bisa bersaing dan yang penting masih terjangkau oleh kawula muda, kawula profesional dan kawula lainnya, barangkali semua itu akan cepat terwujud. Kalau tidak, mungkin ceritanya bakal sama dengan layanan GPRS yang agak kurang peminat. Tarif telepon mahal sih.

2G : 2nd Generation
3G : 3rd Generation
CDMA : Code Division Multiple Access
EDGE : Enhanced Data Rate for GSM Evolution
EVDV : Evolution Data Video
EVDO : Evolution Data Only
GPRS : General Packet Radio Service
GSM : Global System for Mobile
HSDPA : Highspeed Downlink Packet Access
TDMA : Time Division Multiple Access
UMTS : Universal Mobile Telecommunication System
W-CDMA: Wideband - CDMA

Generasi IV

 

Generasi ini disebut juga Fourt Generation (4G). 4G merupakan sistem telepon seluler yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrstruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dlll. sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas utnuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir,4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line , dll.

 Cara kerja

Didalam telepon genggam, terdapat sebuah pengeras suara, mikrofon, papan ketik, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan microprocessors yang membuat setiap telepon seperti komputer mini. Ketika berhubungan dengan jaringan wireless, sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer.
Jaringan wireless beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.
Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antenna wireless dan perlengkapan radio lain. Antenna wireless dalam setiap sel akan menghbungkan penelpon ke jaringan telepon local, internet, ataupun jaringan wireless lain. Antena wireless mentransimiskan sinyal. Ketika telepon genggam dinyalakan, telpon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan wireless, dan nomor telepon.
  • Panggilan dari telepon genggam ke telepon rumah
Ketika melakukan panggilan dari telepon genggam ke telepon rumah biasa, panggilan tersebut akan berjalan-jalan di melalui antena wireless terdekat dan akan diubah oleh penghantar wireless ke sistem telepon landline tradisional. Panggilan tersebut kemudian akan langsung diarahkan ke jaringan telepon tradisional dan ke orang yang menjadi tujuan panggilan.
  • Panggilan dari Telepon Genggam ke Telepon Genggam
Ketika melakukan panggilan dari ini, panggilan akan dirutekan melalui jaringan landline kepada pengantar wireless penerima atau akan dirutekan dalam jaringan wireless ke tempat sel terdekat dengan orang yang menjadi tujuan panggilan. Pada saat berbicara di telepon genggam, maka telepon genggam akan menangkap suara dan merubah suara menjadi energy frekuensi radio (gelombang radio). gelombang radio akan berjalan melalui udara hingga menemukan penerima di stasiun dasar terdekat. Stasiun dasar kemudian akan mengirimkan panggilan tersebut melalui jaringan wireless hingga sampai pada orang yang menjadi tujuan telepon.
  • Panggilan jarak jauh
ketika melakukan panggilan terhadap seseorang yang berada sangat jauh, panggilan akan dirutekan pada pusat pertukaran jarah jauh, yang menyambungkan panggilan antar negara atau seluruh dunia melaui kabel fiber optic.

sumber      :  file:///F:/data%20tik/Telepon_genggam.htm -www.electroniclab.com/index.php?option=com_content&view=article&id=40:teknologi-telekomunikasi-seluler-generasi-3-3g-pertarungan-cdma-versus-umts&catid=11:labtelko&itemid=14

NAMA    : Rida Damayanti / 9C / 35